Senin, 25 Juni 2012

Dan kini....

Empat tahun sudah..ya empat tahun sudah aku lalui sebagai seorang istri, sebagai seorang ibu dari dua anak-anak yg lucu....
Semuanya indah,keindahan....kedamaian yg dirasa. Ada beberapa gelombang yg telah kami lewati bersama. Tapi dengan cinta...semuanya bisa terlewati.....
Selalu dan selalu kami berdoa, agar Allah SWT mengekalkan kebahagian ini selamanya....Aamiin....

Kamis, 27 November 2008

MINGGU 9

Merasakan jejakmu dalam diri bunda
seperti sebuah keniscayaan yang terwujud
Mendengar denyut jantungmu yang bergemuruh kuat
Membuat hati bunda bergemuruh bahagia
Membelaimu melalui perut bunda yang makin membuncit
membuat bunda merasa nyaman
Semua tentangmu membuat bunda merasa wanita yang paling bahagia di dunia

Senin, 28 Juli 2008

Karunia-Mu

Alasan apakah yang membuat seseorang berhak menilai bahagia atau tidaknya seseorang?

Kutuliskan ini untuk mengungkapkan betapa besarnya syukurku atas karunia yang Allah berikan padaku…

Saat seseorang menilai hidupku, saat seseorang menilai bahagiaku, aku tersenyum…entah apa yang dia fikirkan.
Saat seseorang menilai aku takabur atas apa yang kutulis selama ini,aku tersenyum…entah apa yang dia fikirkan.

Ketika kuceritakan seseorang yang menilai kebahagianku dengan cara yang menyakitkan pada lelaki sederhanaku, dia tersenyum…entah apa yang dia fikirkan.

Malamnya…
Lelaki sederhanaku mengatakan sebuah kalimat yang membuatku terpaku…

“ Istriku sayang…Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda dan memiliki kesenangan yang juga berbeda. Ketika dua hal ini disatukan, yang hadir adalah rasa bahagia. Aku percaya setiap manusia dianugerahi kondisi terbaik oleh Allah, karena Allah Maha Adil, Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba Nya.
Andai seseorang yang telah beraninya menilai kondisi kamu sekarang, mengetahui hal ini tentu dia dapat meredam penyakit hati seperti, suuzhon atau berburuk sangka.
Aku minta kamu jangan berani menilai kebahagian seseorang, apakah dia bahagia atau tidak. Itu bukan kewenangan kita. Kita doakan setiap yang kita kenal, setiap yang pernah singgah dalam hidup kita,mendapat kebahagiaan… “

Hening…

“Mas ga marah sama dia?”
Lelaki sederhanaku menggeleng
“Kenapa?”
“Karena kita tidak berhak menilai dia, cukup Allah yang menilainya,kemudian memberi hasilnya, Kamu ngertikan yang?”
“Sedikit…kalau aku sakit hati boleh?”
Lelaki sederhanaku tersenyum
“Boleh mas?”
“Boleh, tapi sedikit aja,biar mudah ngapusnya”
“Kalau gitu dikiiiiittt aja deh sakit hatinya”
Lelaki sederhanaku tersenyum lebar…

Selalu..selalu saja sikap dan cara pandangnya yang sederhana membuat lelaki sederhana itu makin istimewa dihatiku…

Bahagia macam apa lagi yang aku tuntut dari Nya?
Betapa banyak nikmat yang Dia limpahkan..
Dan betapa banyak curahan bahagia yang Dia cucurkan…

Pantaskah aku mengatakan aku tidak bahagia?
Dan pantaskah kau mengatakan aku tidak bahagia?

25 Rajab 1429 H

Rabu, 23 Juli 2008

Terima Kasih

Terimakasih telah datang padaku
Terimakasih telah berbagi episode episode kehidupan yang penuh warna, dan mempercayakannya padaku
Terimakasih telah memberiku kesempatan untuk meringankan beban, hingga mendewasakan akal, membijakkan pikiran, meluruskan langkah, memantapkan pijak.
Terimakasih...


Teruntuk yang membenci dan mencintaiku...

Selasa, 22 Juli 2008

Untuk Anda

Ketika perempuan berputus asa, hatinya seperti daun pintu. Setiap orang bisa menggerakannya sesuka hati ke kanan dan ke kiri. (Anis Manshur)
Sungguh ini diluar dugaanku...postingan blog ku yang sebelumnya,yang berjudul seserpih kata dari hati untuk sahabat mendapat respon di luar jangkauanku. Dari email,sms sampai telfon yang isinya menghina,mendukung, hingga menghujat! Luar biasa!! Sungguh tidak ada sedikitpun isi tulisanku tersebut untuk melukai hati orang lain. Itu murni ungkapan isi hati untuk seorang sahabat yang bernama S... yang saat ini sedang mendapat kezaliman dari lelaki yang pengecut. Hal itu juga pernah kualami, tapi apa yang dialami oleh temanku tersebut lebih tragis. Apa yang kualami hanya seujung kuku dari apa yang dialami oleh sahabatku tsb.
Aku memaklumi isi sebuah sms dari seorang perempuan yang merasa aku menghina dirinya. sungguh..tidak sedikitpun aku berniat menghinamu. Kalaupun anda merasa terhina, coba tanyakan isi hati anda,apakah anda sama seprti yang saya tulis? jika tidak..kenapa anda harus tersinggung?

Ah sudahlah...semua hinaan,cacian yang saya terima saya anggap sebagai pujian dari anda...

"terngiang di telingaku cacian seorang perempuan,seorang istri dari seorang lelaki yang pernah aku kenal. Dia menghinaku...Ku harap kau memahaminya dari sisi yang kuinginkan"
Allah Maha Mengetahui isi hati hambaNya...

Pembayun#1 22 Juli 2008
1 jam setelah tefon hinaan itu berdering...

Senin, 21 Juli 2008

Serpihan kata dari hati untuk sahabat

Selama masih hidup di tengah karunia Allah,
selama Anda masih bernaung di belantara milik Allah,
hanya dua hal yang harus Anda kerjakan,
tentramkan akal jiwamu dan terbanglah bebas di udara. (khalil Gibran)

Izinkan aku menuliskan ini untukmu sahabatku….

Sulit untukku membuka luka lama. Demi melihat engkau yang dirundung duka karena hati terpecah menjadi serpihan, kubuka lagi luka lama ini, agar menjadi perekat hatimu yang retak,walaupun merekat tak sempurna, tapi kupastikan,kamu tidak sendiri…..

Sahabat terbaikku…
Saat kau menangis tersedu di ujung telfon, mengabarkan segala perih yang kau rasa, aku pun seperti membuka kembali luka lama itu. Maafkan aku yang tidak mampu berkata2 saat kau menceritakan tentang seorang lelaki yang telah membuat hatimu hanncur berkeping. Bukan karena aku tak peduli,bukan…, tapi karena aku kembali merasakan betapa sakitnya luka itu…

Sahabatku tersayang….
Percayalah dia bukan yang terbaik untumu. Mungkin saat ini hanya dia yang masih engkau pikirkan, yang masih kau tangisi.Hentikan! hentikan! Dia hanya seorang lelaki pengecut yang tidak berhak mendapatkan cinta dan sayangmu yang begitu tulus. Jangan pernah kau menyalahkan dirimu atas sikapnya yang pengecut. Jika dia sungguh2 mencintaimu, dia tidak akan menyakiti hatimu. Biarkan dia dengan perempuan yang keji,bukankah suatu kekejian jika seorang perempuan tertawa diatas tangis perempuan yang lain??!!...Kupastiakn dia bukanlah perempuan yang terhormat,karena dengan pesona perempuannya yang liar telah menggoda hati lelaki yang kau cintai. Dan kupastikan dia bukan lelaki yang terhormat karena telah membuka pintu hatinya untuk dimasuki perempuan lain selain engkau.

Teman terbaikku..
Bukankah kau pernah melihat aku begitu hancur? Begitu rapuh? Aku harap kau tidak menjelma menjadi aku yang dulu hancur dan rapuh. Percayalah…akan datang masanya dimana dia akan mendapatkan balasan atas apa yang pernah dia lakukan padamu. Akupun masih terus menungu balasan itu datang atas dirinya….aku masih terus bersabar…dan kuharap kaupun bersabar. Aku tahu tidak mudah untuk melupakan segala kenangan, tapi yakinlah waktu akan menggerusnya dengan cepat.

Sahabatku…
Yakinlah,lelaki yang akan datang padamu kelak adalah laki2 yang lebih baik dari dia. Tidak perlu terlalu lama meratapi perpisahan. Jangan biarkan lelaki pengecut itu menjadi besar kepala dengan tangisanmu yang tiada akhir. Tunjukkan pada dia, bahwa tanpanya disisi mu, kau bisa berdiri tegak menyongsong hari.

Sahabat…
Maafkan aku jika terlalu kasar dalam mengungkapkan tentang laki2 yang kau cintai...tapi sekali lagi kupastikan, dia tidak layak engkau cintai! Maafkan aku..ini kuungkapkan karena aku menyayangimu…

“Jika Allah menimpakan suatu kejelekan padamu, maka tidak akan ada yang mampu menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya.Dia memberikan kebaikan kepada siapa saja yang dikehendakinya diantara para hamba-Nya. Dan Dia lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” ( Surat Yunus : 107 )

Wallahuallam Bisowab….

Pembayun #1, 21 Juli 08

Yang selalu mendoakanmu…

=kiki Gumilang=

Karena aku ingin bahagia

Kamu pantas menderita...Nikmatilah penderitaanmu...Kalimat itu kudapati di email dari seseorang yang amat aku cintai,dan itu masih kusimpan,baik di dalam email maupun di dalam hati. Bukan karena aku dendam,bukan! tapi karena aku ingin..,Betapa menyenangkan melihat seseorang yang dicintai bahagia dengan semua yang didapati atas penderitaan diri ku...sungguh aku bahagia...
Aku ingin bahagia...
Sesaat kepak sayapku melemah..aku tidak bisa terbang melanjutkan hidupAku tidak bisa berkeliling alam raya untuk menyampaikan kabar cintaUntuk sesaat aku tidak bisa...
Aku ingin bahagia...Karena alasan itu,alasan aku ingin bahagia...Aku memulai semuanya dari awal..Aku mencoba belajar terbang kembali,walau sayapku masih lemahWalau aku tertatih mencoba terbang mengelilingi alam raya ini
Dan...suatu ketika..Sesosok sederhana dengan matanya yang penuh cinta,mengajakku kembali mengelilingi alam raya..Dan hey..! aku bisa terbang!! Bahkan lebih tinggi dari yang pernah kualamiBersamanya,sayap2 ini menjadi pulih,seolah dia tidak pernah patah
Karena aku ingin bahagia..Kini aku bisa terbang bersamanya,tinggi setinggi langitTerbang ntuk menggapai mimpi indah kamiTerbang untuk menggapi semua cinta Terbang untuk melihat ke bawah,betapa banyak cinta di sana yang akan menemani kamiTerbang untuk akhirnya hinggap pada suatu dahan yang kokoh...Dahan dimana kami bisa membangun sebuah sarang yang nyaman untuk benih cinta kami kelak...
Karena aku ingin bahagia...Izinkan aku bahagia seumur hidupku...

Palembang, 0301200800.05 wib

Kepada kalian yang sempat mengenaliku
Padamulah ini kutuliskan
Kepada kalian yang menyakitiku
Kutasbihkan tubuh ini untuk seluruh kebencian
Kepada kalian yang merasa dendam
Kuyakini dengan segala kesungguhan
Kaulah malaikat itu yang menentukan arah hidupku